Jumat, 20 Juli 2012

CONTOH - CONTOH HARDWARE


A.     PENGERTIAN PERANGKAT KERAS
Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian komputer dalam bentuk fisiknya,  dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.

B.     CONTOH HARDWARE
1)         Processor
Processor disebut juga otak dari komputer semakin bagus tipe processor maka semakin mahal pula komputer, maka processor disebut sebagai inti dari komputer. Fungsi processor adalah untuk memproses semua kegiatan yang dilakukan komputer, yang direquest pengguna.
2)         Motherboard
Papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo. Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.
3)         Chipset
Komponen pada motherboard yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge. Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain. Chip pada north bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP, dan memori utama sistem. Sementara, chip yang south bridge mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya
4)         AGP
Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memori utama.

5)         Soket Memori
Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori pada motherboard.
6)         Soket Processor
Merupakan tempat untuk menaruh prosesor.
7)         CMOS
Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang mendayainya masih bagus.
8)         Power Supply, Fan
Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua komponen yang tersambung pada motherboard.
9)         Konektor Casing
Berfungsi untuk menyambungkan tombol/ saklar dan indikator pada casing ke motherboard.
10)     Paralel Port
Untuk menghubungkan printer
11)     USB Port
Untuk menghubungkan device yang mensupport Usb, seperti: Flashdisk, mouse & keyboard USB, harddisk External, Kabel data, dan perangkat lainnya


Sumber :


Erfina Christy
A12.2012.04580

Kamis, 19 Juli 2012

TROUBLESHOOTING KOMPUTER


A.        PENGERTIAN TROUBLESHOOTING
Dalam dunia komputer, segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya.
  
B.        TEKNIK MENDETEKSI TROUBLESHOOTING
Terdapat 2 macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer yaitu :
·            Teknik Forward
Sesuai dengan namanya, maka dalam teknik ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya teknik ini hanya digunakan oleh orang – orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada teknik ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik).    
·            Teknik Backward
Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar.

C.         TABEL PENDETEKSIAN MASALAH
v  Analisa Pengukuran
Pada tahapan ini, pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.
v  Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Keterangan :
ü  Bunyi beep pendek satu kali, sistem telah melakukan proses Boot dengan baik
ü  Bunyi beep pendek 2 kali, ada masalah pada setting CMOS
ü  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, ada masalah pada Motherboard atau DRAM
ü  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, ada masalah pada monitor atau VGA Card
ü  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, ada masalah pada Keyboard
ü  Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, ada masalah pada ROM BIOS
ü  Bunyi beep panjang terus – menerus, ada masalah di DRAM
ü  Bunyi beep pendek terus – menerus, ada masalah penerimaan tegangan (power)
ü  Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila temperatur terlalu panas
v  Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor.

D.        CARA CEPAT MENGENALI TROUBLESHOOTING
§   Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket
§   Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen RAM, VGA Card dan Monitor
§   Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen Power Supply dan Motherboard


Sumber :
Modul TIK Kelas X

Erfina Christy
A12.2012.04580

Rabu, 18 Juli 2012

ALAT - ALAT KOMUNIKASI DATA


A.       PENGERTIAN KOMUNIKASI DATA
Dalam jaringan komputer, komunikasi antar komputer terjadi pada saat salah satu komputer mengirim data atau file kepada komputer lainnya. Untuk itu diperlukan media komunikasi. Data yang dikirimkan diubah menjadi gelombang – gelombang sinyal yang dapat ditransfer melalui media transmisi. Di sisi penerima, energi yang diambil dari media transmisi diubah kembali menjadi data yang dapat dibaca oleh komputer penerima. Mekanisme ini disebut sebagai komunikasi data.
Data yang dikirim berupa file digital. Agar data yang berupa sinyal 0 dan 1 tersebut dapat dipindahkan dari komputer satu ke komputer lain dalam jaringan, maka bilangan – bilangan tersebut harus diubah menjadi sinyal – sinyal transmisi. Pengubah data komputer menjadi sinyal – sinyal transmisi dinamakan transmitter, sedangkan pengubah sinyal – sinyal transmisi menjadi data digital disebut receiver.
Media transmisi dapat berupa kabel yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal listrik, serta media wireless yang mengubah sinyal digital menjadi gelombang frekuensi. Selain itu di dalam komunikasi data terdapat pula perangkat tambahan yang berfungsi untuk menyebarkan akses jaringan komputer dari media transmisi ke seluruh node, perangkat ini disebut sebagai konsentrator.
       
B.       PERANGKAT – PERANGKAT JARINGAN KOMUNIKASI PADA KOMPUTER
1.          Konsentrator
Perangkat ini merupakan tulang punggung utama suatu jaringan komputer yang banyak digunakan saat ini, khususnya bila topologi yang digunakan adalah star. Sesuai namanya, konsentrator digunakan untuk memusatkan akses seluruh node baik berupa client (PC, laptop, PDA UMPC, dsb), gateway-router maupun server yang terhubung ke jaringan  
2.         Hub
Secara sederhana, Hub merupakan konsentrator yang bersifat statis dan membagi akses jaringan secara merata kepada seluruh node yang terhubung, tanpa mempedulikan apakah node tersebut aktif atau tidak
3.         Switch
Secara fisik, nyaris tidak ada perbedaan bentuk yang signifikan antara Hub dengan Switch. Namun Switch memiliki keunggulan yang menyebabkan para administrator jaringan memilih untuk meninggalkan Hub, meskipun harga Switch saat ini masih sedikit lebih mahal. Switch mampu membagi akses jaringan hanya kepada node yang aktif, sehingga bila node yang aktif sedikit, akses jaringan lebih cepat

4.         WAP (Wireless Access Point)
WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel (wireless) untuk terhubung ke jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun standar lain yang sesuai. WAP biasanya menyebarkan akses dari koneksi jaringan kabel. Perangkat yang ingin terhubung pada jaringan yang disebarkan oleh WAP harus memiliki WiFi-adaptor. Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa dikenal dengan istilah hot - spot
5.         Transmitter / Receiver
Seperti telah dijelaskan di atas, transmitter dan receiver bekerja secara simultan pada satu perangkat. Saat ini terdapat berbagai macam perangkat transmitter dan receiver, seperti LAN-card, modem maupun WLAN-adaptor
6.         LAN Card
Pada jaringan berskala local (LAN) data komputer ditransmisikan melalui media transmisi dan diterima kembali di komputer penerima melewati sebuah LAN-card atau disebut juga Network Interface Card (NIC) atau Ethernet-card. Pada komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah satu slot ekspansi pada motherboard komputer. Pada NIC terdapat konektor yang berfungsi untuk memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam jaringan   
7.         Modem
Modem berfungsi untuk mengirim dan menerima sinyal – sinyal data pada komputer yang terhubung pada jaringan luas secara langsung.




Sumber :
Modul TIK Kelas XI


Erfina Christy
A12.2012.04580